Friday, November 15, 2013

Ruko Thamrin Jababeka Di Tentang Warga

Mungkin informasi ini agak telat namun perlu di ketahui oleh banyak orang. Untuk itu dengan referensi informasi dari Bapak Mualib Wiyono yang seorang maneger produksi, manager Purchasing,director, pendiri SMPIT dan juga seorang kompasioner.

Pada hari minggu yang lalu 10/11 kebetulan cibarusah.com melintas di pertigaan mekar indah dan Lexis Resto. namun di situ banyak warga yang berdemo dan membawa spanduk dari arah tropicana garden dan mekar indah menuju RS sakit Hosana Medica. Ternya ta warga mekar indah  dan tropicana sedang demo mengenahi 2 hal. yaitu Demo pendirian RS Hosana Medica yang tanpa izin warga dan lingkungan. Yang kedua warga mendemo Jababeka Infrastruktur yang akan membangun ruko Thamrin Jababeka di atas fasum dan fasos yang siteplan nya menjadi milik warga berupa lahan hijau.

Bapak Mualib Wiyono dalam kompasionernya menulis Pembangunan Ruko Thamrin jababeka di tentang warga. Dalam pembahasannya beliau mengatakan tidak habis pikir jika Jababeka yang semula mempunyai konsep kota hijau namun berani mempertaruhkan namanya demi mengejar keuntungan semata. Apa masalahnya? Menurutnya lahan yang ada disamping jalan ini sangat sempit hanya 3 meter saja. Lahan ini ditanami pohon. Setelah lahan baru ada selokan selebar 1,3M baru jalan. Kemudian ditengah jalan ada selokan dan lahan hijau selebar 3-5 M akan di bangun Ruko Thamrin Jababeka. Mereka merencanakan membangun ruko Tamrin Jababeka diatas selokan dan jalur hijau yang membentang dari Tropikana sampai ke Pertigaan Mekarindah.

Lahan di kanan dan kiri selokan di siteplan dari awal adalah berupa selokan dan lahan Hijau.Dan salah satu alasan kenapa Masyarakat mau membeli rumah di Cikarang Baru Jababeka ini disebabkan daya tarik konsep Kota Hijau yang ditawarkan Jababeka.Namun saat ini Jababeka mulai tidak memperhatikan etika dalam menjalankan bisnisnya.Buktinya Jababeka telah menjual tanah Fasos Fasum yang ada di komplek Mekar Indah.Kemudian akhirnya warga Mekar Indah menuntut hak Fasos Fasumnya. Dan di berikan sebanyak 8.000 meter  dari yang seharusnya 10.000 meter.

Lepas dari masalah fasos fasum ,Jababeka berulah kembali, mereka mengalih fungsikan selokan dan lahan hijau untuk dijadikan Ruko Tamrin. Pihak Jababeka mengklaim bahwa Ruko Tamrin Jababeka , yang katanya telah terjual laris manis. Tapi seadainya pembelinya memiliki hati nurani maka tidak akan membeli Ruko Thamrin Jababeka yang didirikan di atas selokan.

Seperti yang di tulis oleh Pak Mualib Wijono bahwa seorang anggota DPRD yang tinggal di Mekar Indah  juga akan mepermasalahkan kepada ke Dinas terkait.“Merubah siteplan yang sudah jadi tanpa pemberitahuan dan persetujuan warga, merupakan penipuan dan pembohongan. Karena itu saya sebagai anggota dewan DPRD Bekasi akan mempermasalahkan hal ini ke dinas yang terkait.”Ujar Pak Daeng Muhammad.

Berikut ini adalah video saat Jababeka Residence (JR) melalui PT. Graha Buana Cikarang (GBC) meluncurkan penjualan Ruko Thamrin Boulevard (RTB) tahap tiga di Plaza Indonesia ,Selasa (27/8). Tak kurang 100 pengunjung mendatangi penjualan RTB ini dan sebanyak 52 unit RTB habis terjual. Penjualan RTB tahap tiga ini menyusul penjualan RTB tahap satu dan dua yang telah lebih dulu sold out. Penjualanan ini dihadiri langsung oleh Presiden Komisaris GBC Tanto Kurniawan, Managing Director GBC Suteja Damono, dan GM Marketing GBC Pascal Wilson.




TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA Judul Artikel : Ruko Thamrin Jababeka Di Tentang Warga .Ditulis oleh : Unknown. Artikel ini dimuat pada www.cibarusah.com, jika ingin mengutip, maka harus memberikan sumber link balik pada artikel "Ruko Thamrin Jababeka Di Tentang Warga" ini. Jika tidak maka akan diproses secara DMCA Take down yang tentu saja buruk akibatnya bagi blog Anda. Terima kasih atas perhatiannya
Judul: Ruko Thamrin Jababeka Di Tentang Warga; Ditulis oleh Unknown; Rating Blog: 5 dari 5

Related Posts

Posted by: Jeng Yanti CIBARUSAH.COM Updated at: 12:19 AM

0 komentar:

Post a Comment