Saturday, April 6, 2013

Denda Ganti Rugi Mengganti Barang

Pernahkah anda mendengar, seseorang kena denda ganti rugi barang. Tentunya pasti pernah  mendengar. Misalnya kasusnya begini. Pada suatu waktu anda main di mall kemudian anda menyenggol sebuah barang pecah belah. Dan parang tersebut jatuh dan pecah. Maka anda di kenakan ganti rugi untuk membayar barang yang anda pecahkan.

Kemudian kasus yang lain misalnya begini. Anda membawa anak main ke tetangga. Kemudian tanpa anda sadari anak anda memainkan sesuatu di rumah tetangga anda. Kemudian anak anda mematahkan sesuatu atau merusak sesuatu. Dan Tetangga anda meminta ganti rugi kepada anda untuk mengganti barang yang telah di rusak oleh anak anda.

Lalu bagaimana dasarnya atau peraturanya untuk penggantian ? Biasanya untuk kasus yang pertama / di Mall anda harus membayar 100 % seharga tersebut. Dan untuk kasus yang kedua / di rumah tetangga biasanya di selesaikan dengan kesepakatan / musyawarah. Ada yang minta di ganti dengan barang yang sama. Dan ada juga yang meminta di ganti dengan nilai yang sama harga barang tersebut. Dalam mengganti barang pada kasus yang kedua biasanya juga ada istilah rasa sungkan, nggak enak sama tetangga. Namun hendaknya tetangga yang melakukan kesalahan juga harus menjaga perasaan yang menjadi korban. Dalam penggantiannya jangan sampai harganya lebih rendah sekali dari harga normalnya. Minimal penggantian adalah 50% dari harga normal masih termasuk menjaga rasa dengan tetangga. Semoga bermanfaat.


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA Judul Artikel : Denda Ganti Rugi Mengganti Barang .Ditulis oleh : Unknown. Artikel ini dimuat pada www.cibarusah.com, jika ingin mengutip, maka harus memberikan sumber link balik pada artikel "Denda Ganti Rugi Mengganti Barang" ini. Jika tidak maka akan diproses secara DMCA Take down yang tentu saja buruk akibatnya bagi blog Anda. Terima kasih atas perhatiannya
Judul: Denda Ganti Rugi Mengganti Barang; Ditulis oleh Unknown; Rating Blog: 5 dari 5

Related Posts

Posted by: Jeng Yanti CIBARUSAH.COM Updated at: 4:38 AM

0 komentar:

Post a Comment